DOCS

Perjanjian perdagangan

Pelajari apa itu perjanjian perdagangan dan pentingnya.

Perjanjian perdagangan adalah negosiasi antara dua negara atau lebih mengenai ketentuan perdagangan di antara mereka—tarif, kuota, pembatasan impor dan ekspor, dan ketentuan, seperti fasilitasi perdagangan, hak kekayaan intelektual, dan perlindungan investasi. Bagi pengecer perdagangan elektronik lintas batas, perjanjian perdagangan dapat memberikan akses yang lebih besar ke pasar di negara-negara mitra, memungkinkan mereka untuk memperluas basis pelanggan dan meningkatkan penjualan mereka. Penting untuk menyadari perjanjian perdagangan dan keuntungan yang mereka tawarkan kepada negara-negara yang terlibat, yaitu, pengecer dan konsumen yang mengekspor dan mengimpor barang.

Perjanjian perdagangan bermanfaat karena mereka melakukan hal berikut:

  • Mitigasi hambatan geopolitik dan perdagangan
  • Mendorong investasi
  • Meningkatkan ekonomi
  • Menciptakan lapangan kerja
  • Memperluas varietas barang yang tersedia
  • Meningkatkan standar hidup

Mungkin ada persyaratan dan/atau pembatasan untuk mendapatkan manfaat ini. Namun, setelah sebuah negara bergabung dengan perjanjian perdagangan, perdagangan di antara negara-negara anggota dapat meningkat karena mereka menggunakan manfaat yang tercantum di atas.

Perjanjian perdagangan memainkan bagian besar dalam perdagangan elektronik lintas batas dan dapat secara drastis mengurangi biaya total yang mendarat untuk impor, yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan hubungan internasional. Perjanjian perdagangan sering menawarkan perlakuan preferensial (bea cukai yang diturunkan atau bebas bea cukai) berdasarkan jenis produk dan negara asal (di mana mereka diproduksi). Perlakuan preferensial, ketika digunakan, dapat menurunkan biaya impor untuk banyak perdagangan lintas batas.

Perjanjian perdagangan berada di jantung Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), yang merupakan satu-satunya organisasi internasional global yang berurusan dengan aturan perdagangan antar bangsa. Perjanjian perdagangan memainkan peran besar dalam bagaimana perdagangan global telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Peningkatannya jelas: nilai perdagangan dunia telah meningkat hampir 300 kali sejak tahun 1950an, terutama karena munculnya WTO pada tahun 1995.

Jenis-jenis perjanjian perdagangan 

Meskipun ada lebih dari 800 perjanjian perdagangan yang berlaku di seluruh dunia, sebagian besar dari mereka jatuh di bawah salah satu dari tiga jenis perjanjian perdagangan utama berdasarkan berapa banyak negara yang terlibat:

Unilateral: preferensi perdagangan satu arah, non-timbal balik yang diberikan oleh negara-negara maju kepada negara-negara berkembang untuk membantu meningkatkan dan memperluas ekspor serta memfasilitasi pembangunan ekonomi bagi negara-negara berkembang.

Contoh: The South Pacific Regional Trade and Economic Co-operation Agreement (SPARTECA)

Bilateral: kemitraan simbiotik yang mempromosikan pertukaran barang dan jasa antara dua negara, yang mendorong kerjasama ekonomi dan menguntungkan kedua negara.

Contoh: The European Union (EU)-Japan Economic Partnership Agreement (EPA)

Multilateral: perjanjian perdagangan antara beberapa negara yang menyederhanakan dan menurunkan biaya perdagangan di antara tiga negara atau lebih.

Contoh: Anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) harus mematuhi klausul negara paling disukai (MFN)

Kategori perjanjian perdagangan yang populer 

Perjanjian perdagangan dapat dipecah lebih lanjut menjadi beberapa kategori berbeda. Beberapa kategori perjanjian perdagangan utama yang dipraktikkan di antara negara-negara saat ini adalah perjanjian perdagangan regional (RTA), perjanjian investasi bilateral (BIT), perjanjian WTO, perjanjian suspensi, dan perjanjian kekayaan intelektual (IP). Kategori perjanjian ini dapat berupa jenis perjanjian uni-, bi-, atau multilateral.

Pesan demo

Apakah halaman ini bermanfaat?